Contrast

Coffee shop yang bernama Contrast ini bisa dibilang cafe yang sesungguhnya. Kenapa? Karena memang pada dasarnya (dulu) yang namanya cafe itu hanya menjual minuman seperti kopi misalnya dan makanan kecil. Dan itulah yang tersedia di Contrast, Jl. Anggrek no.46 ini.

Ketika masuk dan ingin memesan menu, gak ada yang namanya buku/ kertas menu. Pembeli langsung disuruh liat ke papan menu yang tergantung di atas mesin kasir. Dan yang tertera macam-macam minuman semua terutama kopi dengan harga sekitar Rp30.000an.

Inside look

Tapi kalau lapar, bisa ngeganjel perut dulu dengan makanan ringan yang tersedia, yaitu brownies atau semacam pastel kentang.

Chocogato

Menu yang saya pesan adalah Chocogato seharga Rp30.000. Karena saya bukan peminum kopi, saya senang banget waktu tau ada pengganti kopi seperti cokelat yang satu ini. Atau bisa juga dengan matcha kalau mau.

Pas datang, ternyata tuangan cokelatnya banyak banget. Rasa cokelatnya sendiri cukup pahit, pas untuk melengkapi es krim vanilanya yang sudah manis. Enak dimakan pas cuaca lagi panas-panasnya.

Hot Chocolate

Menjelang malam, boleh juga memesan segelas Hot Chocolate by Korte seharga Rp33.000. Cokelatnya pahit juga tapi menurut saya sih pas. Karena saya tidak suka minuman cokelat yang manis atau bahkan kemanisan.

Dari tadi langsung ngebahas menunya, tapi saya belum bahas tempatnya ya 🙂

Walaupun Contrast ini kecil, tapi sangat nyaman sekali. Sesekali tercium aroma kopi yang sedang dibuat. Sungguh enak. Dan di area bar, pengunjung bisa melihat celemek barista yang digantung. Hal ini mengingatkan saya akan coffee shop favorit saya, yaitu Kedai Filosofi Kopi. Kehangatan langsung menyelimuti ruangan bila mengingat kedai tersebut. Dan itulah hal yang hampir sama saya rasakan ketika duduk di area bar Contrast.

Barista Aprons

Sesekali bisa melihat kinerja barista. Saya salut dengan kebersihannya. Mereka membersihkan bubuk-bubuk kopi yang tersisa di meja, mengelap, membuat arena pembuatan kopi selalu terlihat bersih. Hal ini agak jarang saya temukan di cafe lainnya. Saya males banget kalau liat bubuk kopi bertebaran di mana-mana atau bahkan yang sampai ada bekas puntung rokoknya. Hilang sudah suasana cafe yang enak.

Inside look

Nongkrong di sini paling enak sore ke malam di saat matahari gak terlalu bersinar terik. Karena lumayan juga kerasa panasnya kalau kena kulit melewati kaca di atap langit-langit.

Dan setiap malam minggu ada ruangan tambahan untuk ngopi-ngopi dan juga instagrammable. Modelnya tangga-tangga gitu.

Bila ingin merasakan coffee shop yang coffee shop banget, bisa mampir ke Contrast ini.

Sydwic dengan Tempat Nongkrong yang Nyaman

Pertama kali tau Sydwic itu dari foto-foto yang bersliweran di socmed. Tempatnya itu lho.. Kece berat. Karena penasaran, saya langsung meluncur ke Sydwic yang terletak di Jl. Cilaki no. 63 (sebelah HDL Seafood 293).

Begitu masuk, saya langsung kagum. Sejuk dan dicat putih sehingga memaksimalkan cahaya yang masuk bikin tempatnya jadi terang benderang dan terlihat bersih banget.

Non smoking room

Cafenya memang tidak terlalu besar, jadi harus bersabar kalau mau waiting list. Jangan khawatir, disediakan kursi buat yang nunggu kok. Ada non smoking room dan ada juga smoking room di luar.

Clean and neat

Non smoking roomnya sejuk banget dan tidak ada bau kopi yang berlebihan, tapi tetap bersih dan indah dilihat.

Smoking room

Sementara itu smoking roomnya terletak di luar dan sukses menarik perhatian yang datang karena bagus banget interiornya. Langit-langit dan tanaman di sekelilingnya benar-benar indah.

Kelar foto-foto, saya melaju ke tempat pemesanan di kasir. Menu-menu yang disajikan ada snack seperti fried mushroom sampai makanan berat. Sedangkan minumannya ada teh, kopi, dll. Kalau mau cemilan yang lebih ringan dan enak lagi, ada roti dan cake. 

Order here

Kesemuanya ini di bawah Rp50.000. Paling mahal Rp52.000. Rata-rata dengan mengeluarkan biaya Rp30.000 udah bisa nongkrong ganteng/cantik 🙂

Singaporean Teh Tarik

Di sini saya sudah mencoba Singaporean Teh Tarik seharga Rp20.000. Rasanya kayak ada kopinya. Oke juga.

Tapi favorit saya banget adalah Hot Chocolatenya seharga Rp22.000. Rasa manisnya pas. Suka 🙂

Hot Chocolate

Gak ketinggalan ada Cheese Bun seharga Rp5.000. Biarpun mini tapi rasanya enak banget. Kalau dipotong kayak ada kejunya agak meleleh gitu. Suka… 🙂
Ini cheese bun kalau dicelupin ke minuman cokelatnya enak juga lho.

Cheese Bun

Tempat enak, makan dan minum enak, harga terjangkau, Sydwic ini cocok banget buat tempat ngafe sekarang. 🙂

Mimiti Coffee and Space – Tempat Ngopi Asyik

Tempat ngopi yang bernama Mimiti ini sudah ada sejak beberapa bulan yang lalu. Hanya saja saya baru sempat review sekarang.

image
Mimiti

image
Art spot

Bisa dibilang tempat Mimiti ini oke banget.. Ke sini harus pagi-pagi karena suasananya sepi, adem-ayem, belum kepanasan. Maklum modelnya outdoor. Ada juga yang indoornya, tapi sedikit tempat duduknya.
Di samping itu, banyak spot-spot kece buat foto-foto. Apalagi foto-foto OOTD 🙂

image
Outdoor look

Menu yang disajikan di sini hanyalah kopi, teh, dan makanan ringan seperti cake. Harganya sekitar Rp30.000an.
Walaupun begitu, tempat ini selalu ramai didatangi pengunjung. Apalagi kalau sudah siang menjelang sore.

image
Hot Chocolate

Pas saya ke sini, saya mencoba Hot Chocolatenya seharga Rp30.000. Ennnaakk.. Cukup manis. Tapi oke buat menemani hari itu.

Suasananya nyaman banget bikin betah. One of nicest coffee shop in town 🙂

180 Coffee – Sensasi Makan di Kolam Renang

Ada lagi cafe yang baru buka di daerah Dago dan menurut saya konsep tempatnya kece, yaitu duduk sambil makan di kolam renang! Beda dari biasanya kan? 🙂
Sebelum ngomongin yang satu ini lebih lanjut, saya mau ngebahas yang lainnya dulu.

image
One Eighty Coffee

Cafe yang bernama 180 Coffee (One Eighty Coffee) ini terletak di Jl. Ganeca (Ganesha) no.3. Buat yang bingung ada di mana, cari aja yang jalan ada kampus ITBnya. Untuk cafe ini sendiri lebih dekat ke Jl. Dago. Persis ada di seberang Warung Pasta.

Cafenya cukup besar dan ada 3 lantai. Yang saya suka di sini, di dalam cafenya gak boleh merokok sama sekali. Jadi kalau mau merokok, bisa di outdoor area. Jangan khawatir, tempatnya gak kalah kece dengan yang indoor.

image
Outdoor look

Lantai kedua juga cukup luas dan ada panggung buat live music.

image
Second floor

image
Stage for live music

Sedangkan karena masih kosong, saya urung niat untuk naik ke lantai tiga 🙂

Yang beda, kalau biasanya bikin minuman itu di tengah-tengah bentuknya kotak atau persegi panjang, kalau di sini melingkar. Lengkap dengan tempat pembuatan salad.

image
Where beverage and salad are made

Terus di tiap-tiap sisinya ada kursi buat duduk deh. Saya paling suka kursi yang menghadap ke kolam renang. Cahayanya paling terang tapi adem, bisa liat kolam yang bikin adem, dan bagus buat foto-foto 😀

image
First floor
image
Sitting on a pool

Atau kalau mau beda, seperti yang saya bilang dari awal, duduknya di kolam renang. Tapi saya perhatikan jarang ada yang benar-benar duduk makan di sana sih…
Mungkin gak mau kali ya asyik nongkrong sambil ngerendemin kaki berjam-jam. Atau.. banyak anak-anak yang maen di kolam renang dan namanya juga anak-anak.. suka nyiprat-nyipratin air.. Bayangkan kalau lagi enak-enak makan/minum terus dapat hadiah cipratan/banjuran air anak-anak. Kecuali kalau udah siap ya 🙂

Makanan yang dijual di sini rata-rata makanan Western walaupun ada juga menu nasinya. Yang saya suka, walaupun dekorasinya kece abis tapi ngeliat harga makanannya gak bikin dompet tipis seketika.

Rata-rata dengan uang di bawah Rp50.000 udah bisa nikmatin makanan nan lezat dengan porsi yang bikin kenyang. Misalnya salad Rp25.000an. Murah kan.. Atau English breakfast yang bikin ngiler ada beef bacon dan scrambled egg cuma Rp39.000an seingatku. Pasta-pasta masih Rp40.000-50.000. Steak juga masih oke harganya.

Mau nongkrong-nongkrong sambil minum doang juga oke.. Hanya dengan uang Rp25.000 saja udah bisa minum cantik/ganteng. Mulai dari kopi, teh, coklat, jus, dll.
Gimana gak asyik coba?

image
Carbonara

Untuk makanan saya mencoba Carbonara. Pasta dengan cream ditambah beef bacon kering yang lezattttt.. Pastanya boleh milih mau spaghetti, fettucine, sama satu lagi lupa apa.
Sepiring harganya Rp42.000. Bannyyyaakkk, eennnaakkk banggettt, dan mengenyangkan. Baru kali ini saya beli pasta di cafe ngerasa puas sama harga, rasa, dan porsinya. Semoga kayak gini terus ya 🙂

Untuk minumannya saya coba Hot Chocolate seharga Rp25.000. Soal rasanya mirip dengan hot chocolate pada umumnya, kecuali ditambah kayak coklat-coklat di pinggirnya itu, tapi gak gitu kerasa. Gak masalah.. yang penting ennnaakkk.

image
Hot Chocolate

Selain tempat dan makanannya yang enak, syukurlah servis di sini sejauh ini oke banget… Ramah-ramah, gak ada yang judgemental. Dalam artian.. mau yang dateng tampilannya biasa aja, lagi kucel, atau yang gaya banget, tetap dilayani dengan sama dan baik.
Pelayanannya juga cepat dan murah senyum. Semoga kayak gini terus juga ya 🙂

Overall, saya puas banget makan di 180 Coffee ini. Masih ada discount 20% sampai tgl. 22 Juli.

The Larder at 55

Cafe The Larder at 55 yang satu ini merupakan cafe baru yang interiornya menarik buat foto-foto.

Sayangnya beberapa kali ke sini saya gak foto-foto aja karena selalu penuh orang. Dan tiap kamera diarahkan, langsung diliatin deh…

Ada sih satu spot yang berhasil saya foto. Spot yang ada sofanya 😀 Enak nih buat duduk-duduk. Letaknya ada di lantai 2.

image
Inside look

Makanan yang dijual di sini mayoritas makanan Western. Harganya lumayan.. Kalau cemilan bisa sekitar Rp35.000 ke atas. Kalau mau makan makanan berat sekitar Rp69.000 ke atas.

Ada juga minuman-minumannya. Harganya untuk teh sekitar Rp29.000. Tapi untuk coklat, matcha, dll seharga Rp35.000an.

Tapi ada juga yang harganya Rp30.000 ke bawah. Kue-kuenya! Gak kalah enak kok.

Saya mencoba Raspberry Eclair. Juara rasanya. Asem-asem seger. Harganya Rp20.000 saja.

image
Raspberry Eclair

Sempat nyoba Hot Chocolatenya juga seharga Rp35.000. Enakkk…

image
Hot Chocolate

Kalau mau nongkrong sambil ngobrol-ngobrol lama dan foto-foto, cafe yang terletak di Jl. Gandapura ini bisa dijadikan pilihan. 🙂

Menikmati Angin Semilir di Little White Cafe

Saya itu paling seneng kalau nemu cafe baru terus enak semuanya… Dalam artian enak di makanan, minuman, sampai ke tempat-tempatnya. Makanya pas nemu cafe seperti Little White Cafe di Jl. Sawunggaling no. 4 ini, saya seneng banget.

Little White Cafe ini sebenarnya bukanlah cafe baru karena pusatnya sudah ada di Jl Lodaya no.11. Tapi saya belum pernah nyoba yang di pusatnya, jauh soalnya. *jujur* 🙂
Nah, pas lagi lewat Jl. Sawunggaling terus liat ada cafe-cafe dengan design putih unyu di luar, saya jadi penasaran, cafe apa yah.. Ternyata Little White Cafe.
Yang di Sawunggaling ini memang baru buka. Sebenarnya ada indoornya juga, tapi karena saya udah jatuh hati sama interior outdoornya, saya gak liat-liat ke dalam, langsung duduk di tempat outdoornya deh 🙂

image
Outdoor

Little White Cafe ini menjual berbagai macam makanan mulai dari salad, pasta, French fries, nasi goreng, steak, nasi iga dengan harga yang terjangkau banget. Mulai dari Rp15.000 – Rp65.000.
Terus ada menu yang murahnya juga. Cukup dengan Rp25.000 udah bisa makan makanan berat di sini kayak spaghetti atau nasi katsu. Yummy banget kann… Cocok buat pelajar nih harganya atau pekerja kantoran juga.

Untuk minumannya juga bervariasi, mulai dari kopi, teh, jus, milkshake, dll mulai dari Rp15.000 – Rp27.500.

image
Hot Chocolate

Waktu saya ke sini, saya nyobain Hot Chocolatenya. Hot Chocolatenya sukses menggeser hot chocolate yang pernah saya minum di tempat lain, alias Hot Chocolate di Little White Cafe ini enak bangettt!!! Cokelatnya pas, gak banyak susunya, gak kemanisan. Mantab deh.
Segelas cuma Rp19.000 aja. Terjangkau banget kan..
Udah minum enak, tempatnya enak banget pula buat nongkrong-nongkrong. Ditemani alunan musik dari audio speaker yang bagus punya dan lagunya enak-enak. Sudahlah mager yang ada 🙂

image
Cozy spot

Kalau mau nongkrong-nongkrong asyik, di sini tempatnya 🙂