Makan Doeloe Foodcourt

Sekarang di Pajajaran ada foodcourt baru. Walaupun foodcourt tapi suasananya nyaman dan bersih. (Semoga begini terus ke depannya). Namanya Makan Doeloe.

makandoeloe1

Makan Doeloe Foodcourt ini terletak di Jl. Pajajaran no.136. Buat yang bingung di mana, kamu bisa ngambil patokan dari Yoyong Salon. Udah gitu nyebrang. Nah udah di sebrang, ambil sebelah kiri jalan dikit sebelum yang jalan masuk ke bandara itu, nah di situlah letak Makan Doeloe.

Ada 17 tenant tersedia di sini. Mulai dari yang simple-simple kayak dessert es krim Thailand Chatuchak atau jus-jusan dan baso tahu, batagor. Atau yang mulai agak berat kayak mie baso, martabak, sandwich. Sampai yang berat beneran kayak Bebek Seuhah, steak, sate ayam dan kambing, ikan, sushi, dll.

Karena bingung mau nyoba yang mana, akhirnya milih beberapa aja ya.

Baso Tahu King-King
Baso Tahu King-King

Yang pertama adalah Baso Tahu King-King. Satu baso tahu harganya Rp6.000. Teksturnya tidak selembut baso tahu di beberapa tempat lain, tapi kalau soal rasa boleh diadu. Tetap enak. Saya doyan sama ukurannya yang gede ditambah perasan jeruk nipis. Tahunya paling suka.

Martabak St. Fransisco
Martabak St. Fransisco

Yang kedua saya coba adalah Martabak St. Fransisco rasa cokelat ukuran Medium seharga Rp34.000. Tekstur dan rasanya agak berbeda dengan Martabak St. Fransisco di tempat lain, tapi tetap enak.

Chatuchak Ice Cream
Chatuchak Ice Cream

Yang ketiga saya coba adalah Chatuchak Ice Cream. Nah ini yang favorit saya banget ๐Ÿ™‚ Saya mencoba Coconut Ice Cream In a Husk. Semoga saya gak salah nyebut namanya ya.. soalnya agak panjang. Dessert di mana es krim dan berbagai toppingnya ditaruh di batok kelapa ini merupakan dessert yang terkenal di Thailand dan bisa dijumpai di Chatuchak Market.

Kalau belum bisa ke Thailand buat nyoba dessert yang satu ini, gak perlu khawatir karena di Makan Doeloe ada tenantnya. Yang saya pesan ini harganya Rp25.000. Bisa milih 2 scoop ice cream (vanilla/kelapa/duren) dan 3 macam topping (marshmallow, cereals, Oreo mini, Nata De Coco). Ditambah daging kelapa yang sudah dikeruk.

Rasanya ennnnaakkkkkk… Es krim kelapanya itu lho.. enak banget.. Dicampur marshmallow kenyal-kenyal dan crunchy corn flakes, plus daging kelapanya, aduh nikmatnya. Apalagi kalau dimakan pas cuaca panas ya. Makin mantab.

Inside look
Inside look

Overall, saya suka makan di sini. Simple tapi pilihan makanan beragam. Terus kalau duduk paling luarnya dapet hembusan angin. Untung gak ketiduran ya. Hihihi ๐Ÿ™‚

Yang mau coba juga, ke sini aja..

Advertisements

Tenangnya Makan dengan Nuansa Jepang di Shingen Robatayaki

Saya baru nemu tempat makan yang nyaman lagi nih. Tempatnya di Shingen Robatayaki, Jl. Setiabudhi no.45, lantai 3. (ada lift).

Outdoor Look
Outdoor Look

Begitu masuk udah langsung berasa nuansa Jepangnya. Adem, nyaman. Ada satu spot yang saya suka di Shingen ini. Spotnya bisa sambil liat-liat taman mini bebatuan. Tempat makannya dibuat nuansa kayu-kayu. Sebenarnya, ini bukan tempat makan Jepang pertama di Bandung yang mengusung tema kayu-kayuan, sudah ada banyak, tapi entah kenapa buat saya, paling berasa Jepang-nya itu di sini.

Indoor look
Indoor look

Ada juga satu lukisan yang saya tertarik banget, terletak di dekat barnya. Lukisannya seperti pohon, tapi kalau diperhatikan dengan seksama, ada ikan-ikannya. Sayangnya, saya gak sempet foto dari dekat.

Nice mural
Nice mural

Karena pas ke sini pas jam cemilan, jadinya saya gak pesen makanan beratnya. Saya pesan Taro Latte saja seharga Rp30.000. Taro lattenya ditaruh di gelas khas Jepang yang bikin angetnya pas. Rasanya gak terlalu manis juga. Benar-benar pas. Minum ini sambil melihat taman mininya, bikin adem.

Taro Latte
Taro Latte

Untuk minuman lainnya yang dijual di sini, bervariasi dari kopi, teh, jus, milkshake, dll. Harganya sekitar Rp20.000 โ€“ Rp35.000. Sedangkan makanannya bervariasi mulai dari Rp15.000 sampai Rp200.000an juga ada.
Kalau mau makan tenang, bisa milih makan di Shingen ini.

Santai Bareng di Seventh Dose

Ternyata di daerah Dago ada tempat makan baru lagi. Namanya Seventh Dose. Tapi letaknya di lantai 7 parking buildingnya Dukomsel, Jl. Diponegoro no.6. pantesan kagak ngeh kalau lewat sekilas di sekitar situ. Tersedia lift buat naik ke lantai 7-nya.

Tempatnya gede. Ada indoor dan outdoornya. Outdoornya tergolong nyaman. Ada sofanya dan bisa ngeliat view Kota Bandung. Sementara di indoornya juga gak kalah asyik. Ada beberapa Dart Machine buat yang dateng main lempar panah ๐Ÿ™‚

Indoor
Indoor
Outdoor
Outdoor

Makanan yang disajikan rata-rata Western food, mulai dari salad, pasta, steak, dll dengan harga standar cafe.Rp50.000-an. Sedangkan minumnya bervariasi mulai dari teh, kopi, cokelat, mocktail, jus, dll. Harga minumannya rata-rata Rp20.000an. Cocok nih buat kantong ๐Ÿ™‚

Waktu itu karena lagi gak pengen makan, jadi saya cuma ngeteh saja. Lemon Tea seharga Rp20.000. Senangnya lemonnya dikasih banyak ๐Ÿ™‚

Lemon Tea
Lemon Tea

Yang unik menuru saya itu kopinya. Ada rasa-rasanya gitu. Misalnya mau kopi rasa green tea.
Buat yang pengen mengadakan rapat, ngerjain tugas, atau mau nongkrong-nongkrong santai, bisa di Seventh Dose nih.

Enaknya Makan Kare di Kare

Sebagai penyuka Kare, makanan Jepang yang memakai bumbu/saus kari (curry) di nasinya, begitu tau ada satu tempat makan yang buka di Paskal Hyper Square, saya langsung menuju ke sana. Nama tempatnya sendiri Kare. Letaknya bersebelahan dengan Three Bears.

Tempatnya minimalis. Bernuansa kayu-kayu. Ada 3 lantai dan di lantai ke-2nya cantik, ada balkonnya dengan rumput sintetis.

Inside look (1st floor)
Inside look (1st floor)

Makanan yang disajikan di sini bervariasi namun menu utamanya pastinya menu karenya. Ada yang pakai nasi atau udon. Bisa milih dagingnya mau ayam, sapi, atau seafood. Harganya standar restauran kebanyakan. Mulai dari Rp35.000 untuk makanan beratnya.

Chicken Katsu Curry Rice
Chicken Katsu Curry Rice

Saya pesan Chicken Katsu Curry Rice. Sepiring harganya Rp35.000. Waktu pesanan saya datang, saya senang karena porsinya tergolong banyak. Ayamnya dikasih banyak. Senang deh. Sayangnya ada bagian ayam yang berwarna merah muda. Entah mungkin terburu-buru masaknya. Akhirnya saya makan yang bagian berwarna putihnya saja.

Soal rasa, enak banget! Bumbu currynya benar-benar enak. Ditambah potongan kentang, wortel, dan daging sapi, bikin rasa karenya makin nikmat. Honestly, bahkan rasa chicken katsunya pun enak.

Boleh juga makan di sini kalau lagi kepengen kare.

kare1

Makan Strudel di Strudel’s Signature

Ada lagi yang baru di Jl. Pasirkaliki no.72. Namanya Strudelโ€™s Signature. Sesuai dengan namanya, menu utama yang dijual di sini adalah strudel. Strudel yang dijual ada yang manis dan asin. Kali ini saya mencoba Strudel Blueberry Cheese seharga Rp35.000.

strudel5
Ketika datang, bentuknya cukup cantik, tapi saya kira ada buah blueberrynya. Ternyata tidak ada, melainkan hanya selai blueberry saja. Sedangkan kejunya menurut saya tidak terasa. Yang kerasa cream manisnya. Strudelnya sendiri boleh dibilang tipis dan kurang padat. Overall, rasanya cukup oke.
Selain strudel, ada juga makanan lainnya, lebih ke Western food. Ada juga roti-roti yang dijual, tanpa telur dan gula. Harganya mulai Rp15.000.

Untuk minumnya saya minum teh Earl Grey seharga Rp15.000.

Earl Grey Tea
Earl Grey Tea

Tempatnya sendiri cukup oke. Nuansanya remang-remang. Cocok buat makan berdua sama pacar, teman-teman, atau keluarga.

Inside look
Inside look

strudel1strudel3
Yang pengen coba strudel, ke Strudelโ€™s Signature aja.